Kamis, 15 Oktober 2020

Pengantar Teknologi Informasi


Penerapan Teknologi Informasi di Berbagai Bidang 


1. Penerapan Teknologi pada Bidang Pendidikan

Kita semua tentu sudah tahu apa peran teknologi dalam bidang pendidikan, bukan? Teknologi pada akhirnya memegang peran yang penting dalam pendidikan, untuk membuat pendidikan semakin berkembang, bahkan lebih maju. Pun tidak lupa membuat proses dalam pendidikan itu menjadi lebih mudah dan efisien.

Pertanyaannya, bagaimana cara menerapkan teknologi kepada sistem pendidikan? Ada banyak cara untuk menerapkan teknologi. Mulai dari segi siswa hingga sistem yang berlaku di sekolah. Nah berikut contoh penerapan teknologi pada bidang pendidikan :

  1. Pembelajaran Jarak Jauh

Dengan adanya teknologi komunikasi berbasis video, guru atau pengajar pun semakin mudah untuk memberikan materi meski sedang berhalangan hadir. Guru atau pengajar dapat merekam saat menjelaskan materi pembelajaran atau membuat video tentang materi pembelajaran yang ingin disampaikan.

Atau guru dan pengajar dapat melakukan komunikasi jarak jauh dengan memanfaatkan platform komunikasi berbasis video seperti yang disediakan oleh Skype dan Google Duo. Atau bisa saja menggunakan fitur tayangan langsung oleh Facebook dan Instagram. Jika tidak ingin dilihat oleh semua pengikut, guru maupun pengajar dapat membuat daftar teman terdekat yang berisi akun siswa.

  1. Penggunaan teknologi untuk berbagi materi

Dulu, kita harus menduplikat materi yang diberikan oleh guru atau pengajar dengan cara fotokopi atau menyalinnya secara manual. Time consuming? Sudah pasti. Ditambah kita harus membawa begitu banyak kertas yang membuat berat bawaan.

Sekarang? Tidak perlu lagi terburu-buru fotokopi materi, kita dapat dengan mudah menyalin file softcopy materi. Bisa juga mengirimkannya dengan aplikasi berkirim file seperti share it, atau guru dan pengajar cukup mengunggahnya pada cloud sehingga siswa dapat mengakses dan mengunduhnya kapan pun dan dimana pun.

  1. E-Raport

E-Raport merupakan laporan pencapaian siswa yang diterbitkan secara online. Dengan adanya E-Raport, sekolah tidak perlu lagi menulis pencapaian siswa secara manual di buku rapot. Guru hanya perlu mengisi data laporan pada E-Raport, kemudian mengirimkannya ke email wali murid atau siswa. Beberapa sekolah masih mencetak rapot agara tetap bisa bertemu dengan wali murid dan membicarakan pencapaian siswa selama satu semester.

  1. PPDB Online

PPDB atau Penerimaan Peserta Didik Baru biasanya dilakukan secara langsung, atau dengan kata lain, calon siswa diharuskan datang untuk mendaftarkan dirinya pada sekolah atau universitas yang diminati. Tapi bayangkan jika calon siswa tersebut berada di kota yang jauh? Tentu akan sangat tidak efektif, bukan?

Nah, dengan adanya PPDB Online, calon siswa yang jauh sekalipun, masih dapat mendaftar melalui website. Calon siswa hanya perlu datang untuk melakukan ujian penerimaan, misalnya, dan pengurusan administrasi jika diterima. Meringkas waktu dan kesempatan belajar menjadi lebih besar.

  1. Sistem Absensi

Terobosan teknologi berupa absensi sidik jari ini sebenarnya akan semakin memudahkan sekolah atau universitas untuk mencatat kedatangan siswa, pengajar maupun staff. Dengan begitu sekolah dapat memantau kedisiplinan siswa, pengajar maupun staff. Sistem Absensi ini juga bisa diintegrasikan dengan SMS Gateway. Sehingga siswa, pengajar maupun staff yang sudah bebrapa kali tidak masuk dapat diberi peringatan melalui SMS.

  1. Sistem Keuangan

Kamu yang bekerja menjadi staff keuangan tidak perlu lagi bingung karena salah hitung atau karena terlalu banyak slip yang harus di rekap secara manual. Dengan adanya komputer, staff dapat merkap sekaligus menghitung dengan mudah. Kamu bisa menggunakan software berbasis angka sehingga dengan menggunakan rumus tertentu, kamu tidak perlu lagi menghitungnya!

Tapi jika sekolah tempatmu bekerja telah memasang sistem informasi, berbahagialah kamu karena pekerjaanmu jelas akan menjadi lebih mudah. Verifikasi keuangan dapat dilakukan secara langsung tanpa menunggu. Selain itu, keuangan siswa juga dapat dibagikan pada laman pribadi siswa, sehingga siswa dapat memantaunya dengan mudah.

  1. Perpustakaan

Perpustakaan yang sudah memiliki E-Library akan memudahkan pengunjung untuk mencari letak buku yang diinginkan. Pustakawan hanya perlu menginputkan nomor rak dan merapikan buku-buku sesuai rak. Selain itu, pustakawan juga dapat melacak buku-buku yang dipinjam oleh pengunjung dengan mudah.


2. Penerapan Teknologi pada Bidang Pemerintahan



Keuntungan yang telah dicapai manusia dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan sesuatu yang patut kita syukuri karena dengan kemajuan tersebut akan memudahkan manusia dalam mengerjakan tugas yang harus dikerjakan.
Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut dengan e-goverment membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program yang dirancangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar. E-goverment juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri. Masyarakat dapat memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerintah.
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web (www).
Secara lebih mendalam departemen instansi pemerintah dalam mempersiapkan visi dan misi kebijakan teknologi informasi, lebih melihat pada faktor equity (menjadikan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi penggunaan umum). Untuk mencapai target penerapan teknologi informasi yang efektif perlu diadakan komputerisasi pemerintahan atau e-government dan sumber daya manusia dan pendidikan. Alasannya karena penerapan teknologi informasi akan menjadi optimal apabila pengetahuan para pemakai atau pengguna jasa teknologi benar-benar memahami teknologi sehingga sasaran penerapan teknologi informasi tercapai.
Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain :
Pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat
Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum
Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh
Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien
Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja.
Tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang baik sudah sangat mendesak untuk dilaksanakan oleh aparatur pemerintah. Salah satu solusi yang diperlukan adalah keterpaduan sistem penyelenggaraan pemerintah melalui jaringan sistem informasi on- line antar instansi pemerintah baik pusat dan daerah untuk mengakses seluruh data dan informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik.
Dalam sektor pemerintah, perubahan lingkungan strategis dan kemajuan teknologi mendorong aparatur pemerintah untuk mengantisipasi paradigma baru dengan upaya peningkatan kinerja birokrasi serta perbaikan pelayanan menuju terwujudnya pemerintah yang baik (good governance).
Hal terpenting yang harus dicermati adalah sektor pemerintah merupakan pendorong serta fasilitator dalam keberhasilan berbagai kegiatan pembangunan, oleh karena itu keberhasilan pembangunan harus didukung oleh kecepatan arus data dan informasi antar instansi agar terjadi keterpaduan sistem antara pemerintah dengan pihak pengguna lainnya. 



3. Penerapan Teknologi pada Bidang Kesehatan



Teknologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang cara pembuatan alat-alat yang dapat mebantu pekerjaan manusia  sehingga dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam kehidupan. Sedangkan teknologi informasi adalah suatu fasilitas yang dapat berupa hardware atau software untuk membantu peningkatan kualitas informasi bagi masyarakat luas dengan cepat dan berkualitas. 

Perkembangan teknologi saat ini sangatlah pesat, ditambah lagi saat ini merupakan era revolusi industri 4.0 dimana teknologi sangat memiliki peranan penting. Pengaruh kemajuan teknologi sudah merambah masuk ke berbagai bidang. Mulai dari ekonomi, pendidikan, transportasi dan yang lainnya. Salah satu contohnya ialah di bidang kesehatan yang juga dipengaruhi oleh kemajuan teknlogi informasi. Aspek kesehatan tentunya penting untuk manusia. Kesehatan memang bukan segalanya, namun tanpa kesehatan segalanya itu tiada arti.

Teknologi informasi dibidang kesehatan sangat penting perannya, terutama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang ada di Rumah Sakit. Jika kualitas dan fasilitas pelayanan di Rumah Sakit semakin meningkat maka akan semakin meningkat pula jiwa manusia yang tertolong. 

Teknologi informasi ini dapat digunakan untuk penyimpanan dan pengolahan data administrasi Rumah Sakit, melakukan riset bidang kedokteran, diagnosa penyakit, penentuan obat yang tepat, hingga menganalisis bagian dalam organ tubuh manusia yang sulit dilihat. Selain itu peranan teknologi informasi lainnya di bidang ini ialah rekam medik. Jika awalnya kita mengisi formulir secara manual maka kini ada yang namanya e-Health dimana, pengambilan data pasian dilakukan secara online sehingga dapat diakses kapan saja dan dimana saja diperlukan. Dengan cara ini  penggunaan biaya dapat ditekan jumlahnya.

Kemajuan teknologi informasi dibidang kesehatan memang dapat memberikan banyak manfaat,terutama dalam pemerataan akses dan informasi terhadap kesehatan, namun ada pula dampak buruk yang dapat ditimbulkan dari hal ini. Contohnya adalah berkembangnya teknologi tentang penyedia informasi kesehatan atau alat diagnosa kesehatan yang dapat digunakan sendiri mampu membawa kekhawatiran terhadap eksistensi profesi dokter dan tenaga kesehatan lainnya di tengah-tengah masyarakat. Bagaimanapun, teknologi tetaplah sebuah alat untuk kehidupan.


4. Penerapan Teknologi pada Bidang Pertanian


Indonesia merupakan negara dengan sumber daya alam yang melimpah. Dilihat dari geografinya indonesia dilalui oleh garis katulistiwa yang menyebabkan Indonesia memiliki iklim tropis. Hal ini membuat wilayah indonesia mendapatkan sinar matahari setiap tahunnya dan mebuat wilayah Indonesia sangat cocok untuk dijadikan sebagai sektor pertanian. Jika masyarakat Indonesia dapat memafaatkan keuntungan ini maka Indonesia bisa menjadi negara yang memiliki sumber pangan yang melimpah.

Dalam sektor pertanian ini peranan teknologi informasi sangatlah diperlukan untuk keberhasilan produksi tani yang baik. Apaliagi pertumbuhan penduduk Indonesia sangatlah cepat, sehinga kebutuhan akan pangan juga harus ditingkatkan. Hal ini mebuat para petani mencari cara agar hasil produksinya bisa meningkat. Maka dari itu para petani memerlukan informasi di bidang pertanian, seperti; hasil penelitian, pengalaman dari petani lain, kebijakan-kebijakan pemerintah dan mmasih banyak lagi. Informasi-informasi tersebut dapat merka dapatkan melalui media internet. dengan mengunakan media internet ini petani bisa mendapat pengetahuan-pengetahuan yang dapat meningkatkan produksi pertaniannya. Tidak hanya itu, para petani bisa memperoleh infomasi tentang pupuk yang dapat meningkatkan hasil pertanian mereka. Internet memberikan informasi kepada para petani dalam tatacara emelihara tanaman, pengunaan pupuk, pengairan, ramalan cuaca serta harga pasar.

Pengunaan teknologi sebagai media ianformasi bagi petani dapat mengubah aktifitas pertanian menjadi lebih baik. Selain informasi tentang cara pertanian yang baik, media informasi juga meberikan informasi tentang keadaan pasar. Hal ini dapat memudahkan para petani dalam menjual hasil pertaniannya dengan lebih mudah dan praktis.

Dengan adanya teknologi informasi ini diharapkan para petani bisa meningkatkan kualitas dan hasil pertaniannya. Para petani Indonesia juga diharapkan tidak lagi terpuruk dalam keterbelakangan, melainkan petani bisa mengunakan media informasi untuk mewujudkan pertanian yang moderen dan dapat bersaing di kaca internaisonal. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengantar Teknologi Informasi

Penerapan Teknologi Informasi di Berbagai Bidang  1. Penerapan Teknologi pada Bidang Pendidikan Kita semua tentu sudah tahu apa   peran tekn...